Waktu itu posisiku di Brebes bersama intan. Sebelum lanjut ke cerita aku mau cerita tentang rumahku dulu yang katanya terkenal angker, itu kata orang-orang, menurutku sih biasa saja.
Waktu itu saya ada dinas di daerah Jakarta,Saya sebenarnya tidak begitu lama dinas di tempat itu, tapi kebetulan pada suatu hari saya dinas padat dan pulang larut malam.
Waktu itu malam jumat habis shalat isya di mushola aku dan kawan-kawan main petak umpet, maklumlah mainan bocah zaman dulu kan belum ada play station apalagi android. Singkat cerita kami bermain dengan asyiknya.
Aku orang yang peka yah, aku gak bisa lihat hantu secara langsung sih! Tapi aku bisa rasakan kalau memang mereka ada. Di mulai dari hati yang gak nyaman, deg-degan, mendadak sesak nafas. Hm, kayak gitu deh rasanya. Sudah lama aku selalu bermimpi hal yang sama. Kebetulan depan rumah seberang jalan ada rumah kosong itu punya pakde, budeku yang sudah 2 tahun kosong.
Kejadian ini aku alami waktu kelas 9 SMP, waktu itu malam senin aku bersama temanku Lala pergi ke pasar malam yang ada di salah satu kampung di daerah kami, untuk ke sana kami harus melewati terowongan Gunung Gelap yang konon keangkerannya terkenal banget (pernah jadi tempat shooting pembuktian masih dunia lain).